Selasa, 16 Agustus 2016

Pamit

Aku mencari waktu yang tepat untuk pergi

Tentu tidak dengan waktu yang ramai

Juga jendela-jendela kamar yang
Terbuka lebar

Aku pun benci perpisahan, pamitan

Juga air mata yang mengalir
Dari ringkih tatap matamu


(2016)

3 komentar:

  1. pamit kemana, teruslah berkarya. aku suka kopi, kalau kamu aku belum tau
    aku melihat mu dari kejauhan yang tidak dikenal tapi masih dibawah langit yang sama

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya tidak kemana-mana. Wah, kalau saya suka cokelat panas, tapi kopi boleh juga. Terimakasih sudah mampir dan salam kenal. :)

      Hapus
    2. Kopi dan coklat panas
      Hmmm
      Moccacino boleh juga
      Kembali kasih
      Salam kenal juga :)

      Hapus

Are Bulan November

“Lalu, apa yang kau ketahui tentang Kelana?” “Tidak ada.” Kau mengembuskan asap rokok dengan hati-hati.  Dengan senyum tipis di bibirmu, kau...