Sabtu, 03 November 2012

dia



Aku tak tahu mengapa. 
Aku begini, Ini aku. 
Ada pada sudut muram dalam hidup. 
Aku masih terdiam, 
Masih mencoba untuk melihat keadaan dunia luar. 
Saat matahari terbit. 
Aku tidak cukup tahan untuk berada dalam kondisi ini. 
Aku tidak tahan. 
Aku ingin lepas.
 Aku tak ingin terkurung. 
Aku mencintainya, Sangat mencintainya. 
Dia, hanya dia yang aku cinta.
 Kala sepi menghampiri, 
Kala perih menggelayuti,
 Dia, hanya dia yang terpikir olehku. 
Apakah aku masih mampu bertahan? 
Karena dia bukan tuhan yang mampu mengubah takdirku. 
Tapi dia mampu membuatku merasa nyaman. 
Membuatku bertahan karena dia menyemangatiku. 
Dalam kesakitan. 
Hingga dia yang harus pergi.




Gina Zahra Anjani

Jumat, 02 November 2012

senja



Matahari mengantarkan sinarnya ke peraduan   
Menghentikan aktivitasnya untuk sejenak
Meninggalkan rasa damai kala senja
Senja yang membawaku kembali bercerita
Senja yang membawaku kembali ke masa itu
Senja yang sama
Dengan waktu yang sama
Dan dengan tempat yang sama
Senja masih terukir untuk beberapa saat
Senja pun mengukir ribuan kata
Senja masih berada di antara kita
Untuk sekedar menuangkan kata-kata indah




Gina Zahra Anjani  

Are Bulan November

“Lalu, apa yang kau ketahui tentang Kelana?” “Tidak ada.” Kau mengembuskan asap rokok dengan hati-hati.  Dengan senyum tipis di bibirmu, kau...