Aku tak tahu mengapa.
Aku begini, Ini aku.
Ada pada sudut muram dalam hidup.
Aku masih terdiam,
Masih mencoba untuk melihat keadaan dunia luar.
Saat matahari terbit.
Aku tidak
cukup tahan untuk berada dalam kondisi ini.
Aku tidak tahan.
Aku ingin lepas.
Aku
tak ingin terkurung.
Aku mencintainya, Sangat mencintainya.
Dia, hanya dia yang
aku cinta.
Kala sepi menghampiri,
Kala perih menggelayuti,
Dia, hanya dia yang
terpikir olehku.
Apakah aku masih mampu bertahan?
Karena dia bukan tuhan yang
mampu mengubah takdirku.
Tapi dia mampu membuatku merasa nyaman.
Membuatku
bertahan karena dia menyemangatiku.
Dalam kesakitan.
Hingga dia yang harus pergi.
Gina Zahra Anjani