Sabtu, 03 November 2012

dia



Aku tak tahu mengapa. 
Aku begini, Ini aku. 
Ada pada sudut muram dalam hidup. 
Aku masih terdiam, 
Masih mencoba untuk melihat keadaan dunia luar. 
Saat matahari terbit. 
Aku tidak cukup tahan untuk berada dalam kondisi ini. 
Aku tidak tahan. 
Aku ingin lepas.
 Aku tak ingin terkurung. 
Aku mencintainya, Sangat mencintainya. 
Dia, hanya dia yang aku cinta.
 Kala sepi menghampiri, 
Kala perih menggelayuti,
 Dia, hanya dia yang terpikir olehku. 
Apakah aku masih mampu bertahan? 
Karena dia bukan tuhan yang mampu mengubah takdirku. 
Tapi dia mampu membuatku merasa nyaman. 
Membuatku bertahan karena dia menyemangatiku. 
Dalam kesakitan. 
Hingga dia yang harus pergi.




Gina Zahra Anjani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Are Bulan November

“Lalu, apa yang kau ketahui tentang Kelana?” “Tidak ada.” Kau mengembuskan asap rokok dengan hati-hati.  Dengan senyum tipis di bibirmu, kau...