Minggu, 29 September 2013

Gadis kecil

Ia berlari ditengah guyuran hujan
Dan sesekali tertawa
Ia membawa payung ditangan kanannya
Tapi payung itu tak ia gunakan
Masukklah, nak! begitu perintah ibunya
Sebentar bu, hujan masih ingin bermain denganku, ia kesepian. begitu.

segores luka

segores luka dihatimu tak terlihat jelas
namun kuyakin itu meringis dengan sinis
seperti hujan membuat katak menangis
oh, kau kesakitan
debar jantungmu terdengar kencang
sebelum kau mati tertabrak derita

Love-

Loving someone is easy, like a piece of cake.
But forget someone that we love is like brownies without chocolate.

Sometimes, love is boring.
But if we interpret it sincerely then love it like a rainbow.
Love could make everyone forget about everything, and feel like an idiots.

And love is like heaven.
But it can hurt like hell.

Senja di pelabuhan kecil

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap

Chairil Anwar

Doa

Tuhan
Bila boleh aku meminta
Aku ingin hati
Yang setia dalam merajut
Suka dan duka bersama
Bila boleh aku memberi
Ingin kuberi padanya
Sebuah jiwa dan cinta
Agar setia
Dan bersatu selamanya


*This poet made by my mom when she was young

Are Bulan November

“Lalu, apa yang kau ketahui tentang Kelana?” “Tidak ada.” Kau mengembuskan asap rokok dengan hati-hati.  Dengan senyum tipis di bibirmu, kau...