Mencoba mengerti dan menanggapi apa yang seharusnya terjadi dan yang seharusnya tidak terjadi.
Mencoba mendengar dengan perlahan.
Mencoba mengatakan
ya, aku akan mencobanya, ya, aku sedang berusaha mencobanya, dan, ya, aku telah mencobanya. tidak mencoba melupakan. Untuk apa melupakan? tidak perlu.
Aku masih bisa bertahan hidup tanpa harus melupakan.
Aku masih bisa bertahan hidup tanpa harus kesal karena aku tidak bisa lupa.
Aku bisa bertahan hidup saat aku berkata
semua akan baik-baik saja atau
kenangan itu aku simpan untuk dijadikan pelajaran.
Tidakkah semua itu dapat di mengerti?
Aku saja dapat mengerti. Usah menggalau hati.
Hati sudah ada pemiliknya, hanya kita saja yang belum mengetahuinya.
Hati kita hanya masih tertutup untuk masa depan, hati kita enggan membukanya, hanya karena sakit di masa lalu, sakit untuk berusaha lupa.
Jangan melupakan. kalaupun harus, biarkan lupa dengan sendirinya.
Jangan memaksa hati untuk lupa.
Hati sudah tau dimana letak ia harus hidup, tinggal, bersemi, nyaman, dan merasa nyata.
Gina Zahra Anjani