saat mata tak lagi dapat memandang
saat air mata tak lagi dapat berhenti
dan saat tak lagi ada tangan yang mampu mengusapnya
disaat itulah aku benar-benar menginginkannya
pergi selamanya untuk bersamamu kembali
Kamis, 28 Februari 2013
Rabu, 27 Februari 2013
sang dara rapuh
menyanjung cinta dalam ucapan
memuja jiwa dalam emosi
sang dara rapuh karena cinta
menderu derasnya air mata
bertekuk pada yang dicinta
oh.. pujangga
haruskah kutaklukan samudera?
agar kau tetap tinggal
kau pujangga tetap pergi
sang dara rapuh
tak layu bunga setaman
mati dalam genggaman
Jumat, 08 Februari 2013
ada apa dengan cinta
perempuan datang atas nama cinta
bunda pergi karena cinta
digenangi air racun jingga adalah wajahmu
seperti bulan lelap tidur dihatimu
yang berdinding kelam dan kedinginan
ada apa dengannya?
meninggalkan hati untuk dicaci
baru sekali ini aku melihat karya surga dalam mata seorang hawa
ada apa dengan cinta?
tapi aku pasti akan kembali
dalam satu purnama
untuk mempertanyakan kembali cintanya
bukan untuknya
bukan untuk siapa
tapi untukku
karena aku ingin kamu,
itu saja
Rako Prijanto
tentang seseorang
ku lari ke hutan kemudian menyanyiku
ku lari ke pantai kemudian teriakku
sepi.. sepi dan sendiri aku benci
aku ingin bingar
aku mau dipasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika ku sendiri
pecahkan saja gelasnya biar ramai
biar mengaduh sampai gaduh
ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih
kenapa tak goyangkan saja loncengnya, biar terdera
atau aku harus lari ke hutan belok ke pantai?
Rako Prijanto
aku ingin bersama selamanya
ketika tunas ini tumbuh
serupa tubuh yang mengakar
setiap nafas yang terhembus adalah kata
angan, debur dan emosi
bersatu dalam jubah pertautan
tangan kita terikat
lidah kita menyatu
maka apa terucap, adalah sabda pendita ratu
ahh.. diluar itu pasir, diluar itu debu
hanya angin meniup saja
lalu terbang hilang tak ada
tapi kita tetap menari
menari cuma kita yang tau
jiwa ini tandu maka duduk saja
maka akan kita bawa
semua
karena..
kita..
adalah..
satu..
Rako Prijanto
Sabtu, 02 Februari 2013
hati
kamu terus mencari
dalam penuh nyata
tapi lewat hati
hatimu terus mencari
mencari arti dalam tiap kekosongan
tapi...
tahukah kalau hati menetap apa adanya
bahwa hati punya alarm untuk siap diisi
diisi oleh 1 hal
yaitu hati
dalam penuh nyata
tapi lewat hati
hatimu terus mencari
mencari arti dalam tiap kekosongan
tapi...
tahukah kalau hati menetap apa adanya
bahwa hati punya alarm untuk siap diisi
diisi oleh 1 hal
yaitu hati
Langganan:
Postingan (Atom)
Are Bulan November
“Lalu, apa yang kau ketahui tentang Kelana?” “Tidak ada.” Kau mengembuskan asap rokok dengan hati-hati. Dengan senyum tipis di bibirmu, kau...