Minggu, 02 Desember 2012

tangis karena kepergianmu

Derasnya rintik hujan menghujam bumi
Seakan memberi isyarat
Bahwa langit turut berduka
Bahwa langit turut prihatin
Aku menangis dalam abu-nya langit
Aku berserah
Membiarkan rintik hujan menusuk kulitku
Kaku, mati rasa
Itu yang aku rasakan
Suara tangisku berlomba seiring derasnya hujan
Tangisanku sama sekali tak teredam 
Bahkan hujan pun terisak
Karena suara tangisku lebih kencang dari derasnya hujan
Aku mendongakkan wajahku
Membiarkan wajahku terhujani lebih deras
Sampai langit pun lelah menitikkan air hujan
Tapi aku tetap dengan isakan-ku
Menangisi kepergianmu




Gina Zahra Anjani


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Are Bulan November

“Lalu, apa yang kau ketahui tentang Kelana?” “Tidak ada.” Kau mengembuskan asap rokok dengan hati-hati.  Dengan senyum tipis di bibirmu, kau...