Rabu, Are,
Pukul 1 malam aku terbangun dari tidurku yang baru 5 menit. Dadaku terus-menerus menaungi suara jantung yang tidak beraturan. Agaknya aku mendengar namamu pada tiap detaknya.
Entah puji kepada siapa yang kau agungkan meskipun kita bertuju pada kiblat yang sama, tapi selalu ada doa dimana namamu kutitip pada malaikat. Entah apakah Tuhan terduduk untuk membalas doa dan upayaku dalam bentuk yang nyata, atau Tuhan masih menaruh doaku pada antrian kesekian. Tapi kita sama-sama tahu Tuhan tidak tidur, aku yakin bahkan Tuhan kita tidak mengantuk.
Are, apa doamu malam ini? Apakah ada namaku terselip di dalamnya? Jika memang ada, seperti apa bentuk doa untukku? Apa kau berdoa agar kita bisa bersama, atau kau berdoa agar kita tidak lagi bisa berjumpa?
(2021)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar