kuceritakan pada purnama
yang menggantung di langit kelabu
pada malam ke empat belas
tentang kau yang kuberi nama malam
aku terbaring pada helai ilalang
dan tergelitik angin malam
"masuklah, dingin."
bisik daun kering yang kian remuk
nanti dulu,
aku masih rindu malam milikku
(2018)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Are Bulan November
“Lalu, apa yang kau ketahui tentang Kelana?” “Tidak ada.” Kau mengembuskan asap rokok dengan hati-hati. Dengan senyum tipis di bibirmu, kau...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar