Cangkir kopi milikmu telah kosong,
aku mengintip lewat kisi
Kau mengikat rambutmu yang helainya jatuh
pas ditengkuk,
aku mengintip lewat kisi
Kau melamun
Kau menghela napas berat
dua kali dalam lima menit terakhir,
aku mengintip lewat kisi
Kau membuka sedikit bibirmu,
Arghhh! aku menelan ludah dibuatnya
Oh, kau menoleh, setelahnya
"Hey! Si Tukang Ngintip!"
Aku melarikan diri bersama bayang dirimu
yang kubawa separuh
(2016)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Are Bulan November
“Lalu, apa yang kau ketahui tentang Kelana?” “Tidak ada.” Kau mengembuskan asap rokok dengan hati-hati. Dengan senyum tipis di bibirmu, kau...
aku suka yg ini membacanya duduk bersama kesejukan hujan memainkan petikan gitar dan secangkir nikmatnya kopi
BalasHapusTerimakasih! Hujan dan petikan gitar memang tidak pernah salah, hmm.
Hapus