Minggu, 02 Oktober 2016

Si Tukang Ngintip

Cangkir kopi milikmu telah kosong,
aku mengintip lewat kisi

Kau mengikat rambutmu yang helainya jatuh
pas ditengkuk,
aku mengintip lewat kisi

Kau melamun

Kau menghela napas berat
dua kali dalam lima menit terakhir,
aku mengintip lewat kisi

Kau membuka sedikit bibirmu,
Arghhh! aku menelan ludah dibuatnya

Oh, kau menoleh, setelahnya
"Hey! Si Tukang Ngintip!"

Aku melarikan diri bersama bayang dirimu
yang kubawa separuh


(2016)



2 komentar:

  1. aku suka yg ini membacanya duduk bersama kesejukan hujan memainkan petikan gitar dan secangkir nikmatnya kopi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih! Hujan dan petikan gitar memang tidak pernah salah, hmm.

      Hapus

Are Bulan November

“Lalu, apa yang kau ketahui tentang Kelana?” “Tidak ada.” Kau mengembuskan asap rokok dengan hati-hati.  Dengan senyum tipis di bibirmu, kau...