Sabtu, 14 Desember 2019

[Rapal 2] Tuhan yang Tahu

kau tahu kemana perginya bulan-bulan yang telah lalu?
ia sungguh di sana sementara kaki kita menari

di mana hari ini? atau lusa?
atau senin yang ingin sabtu

seperti,
aku ingin kembali pada masa yang telah lalu
atau benar-benar mundur 
tapi lebih dari itu aku ingin kamu

Tuhan yang tahu


(2019)

[Rapal 1] Memohon Kepada Tuhan

aku memohon kepada Tuhan
agar selepasnya kita hidup
atau,
aku lebih tepatnya

hari ini aku menangis

aku merapal doa dalam hati
dan menangis lagi

aku sungguh-sungguh ya Tuhan
jangan jadikan ia hanya singgah

lalu aku bisa apa?


(2019)

Katamu

katamu,
kita adalah dua orang yang tek pernah rela ditinggalkan
aku mengiyakan,
sembari menyemogakan apa-apa yang baik
yang dirapal hati
tentang kau dan aku yang ditaklukkan
atas apa yang diberikan waktu
kepada rekah-rekah yang berjemawa dalam hati



(2019)

Selasa, 20 November 2018

Selamat Pergi

aku ucapkan selamat
kepada matahari yang memilih pergi
meninggalkan embun bersarang
pada daun di tepi kolam

juga debu yang melekat pada jendela
kau, selamat yang telah pergi
dan meninggalkan bayangan
pada air tenang



(2018)

Begitu?

hujan jatuh
tepat di atas bahumu
yang tak tersentuh

kau bilang pada hujan
jangan cepat pergi,
nanti kau rindu

begitu?



(2018)

Mengungkit Sunyi

tidak ada percakapan malam ini
dalam rentang waktu
hingga jutaan tahun cahaya
sepi,
seperti pantai yang mengungkit sunyi
tanpa ada debur ombak ditiap gelungnya



(2018)

Nebula

terciptalah nebula
dari ledakan supernova
sang bintang mati,
yang cahayanya lebih terang dari siang

terbentuklah nebula
yang berjarak 6.500 tahun cahaya
dari planet bumi
dan menghuni rasi taurus

ia jatuh cinta,
lalu, jatuhlah ia sejatuh-jatuhnya
kepada salah satu galaksi dan
menabur terang ke seluruh penjuru
dekat andromeda



(2018)

Tak Ada Yang Terjaga

tak ada yang terjaga
sesaat pekat menyinggahi malam

ia memunggungi temaram

dibalik sirat-sirat ranting berderak yang gelap
sekalipun purnama memaheratkan jelaga



(2018)

Sisa-Sisa Gelisah

ialah mendung,
yang menjadikannya kelabu dengan cemas
yang mengaku sebagai ragu

tetiba,
rindu hanyalah sisa-sisa gelisah
yang pertemuan sekalipun
dibuatnya menyerah



(2018)

Apakah Ada yang Lebih Meneduhkan?

apakah ada yang lebih meneduhkan?
dari sejuk yang ditawarkan buaian angin pagi
selain daripada dialog diujung malam sunyi

kita dengan rindu, remang lentera,
juga gerimis di balik jendela?



(2018)

Apakah Ada yang Lebih Memabukkan?

apakah ada yang lebih memabukkan?
dari merlot yang kau teguk 330 ml
setiap malamnya,

selain daripada tatap matamu
yang menyisipkan teduh?



(2018)

Are Bulan November

“Lalu, apa yang kau ketahui tentang Kelana?” “Tidak ada.” Kau mengembuskan asap rokok dengan hati-hati.  Dengan senyum tipis di bibirmu, kau...